Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) telah menyampaikan Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG tahun 2025 dengan periode tahun buku dari 01 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025. Perusahaan tidak akan melakukan panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan tidak tercatat di Bursa lain.
A. Kinerja Lingkungan (Environmental Performance)
- AMAG tidak menyampaikan Laporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) konsolidasi.
- Total emisi GRK (Scope 1, 2, dan 3) adalah 42 tCO2e, dengan 42 tCO2e sebagai Offsets/Credits.
- Konsumsi energi listrik, air, dan limbah yang dihasilkan tidak disebutkan secara spesifik.
- AMAG memiliki komitmen pencapaian target Net Zero Emission pada tahun 2040.
- AMAG memiliki komitmen pengurangan emisi GRK sebesar 30% pada tahun 2040, namun tidak ada target spesifik dalam satuan tCO2e.
B. Kinerja Sosial (Social Performance)
- Perusahaan memiliki proporsi laki-laki yang lebih tinggi dibandingkan perempuan dalam berbagai level jabatan.
- Tingkat pergantian pegawai sebesar 9,69%.
- Jumlah pegawai sementara sebesar 19,5 orang.
- Rata-rata jam pelatihan perpegawai sebesar 97,9 jam.
- Tidak ada kecelakaan kerja serius atau pelanggaran hak asasi manusia yang tercatat.
- AMAG memiliki kebijakan terkait pelecehan seksual, non-diskriminasi, hak asasi manusia, pekerja anak, pekerja paksa, kesehatan dan keselamatan kerja, serta CSR.
C. Kinerja Tata Kelola (Governance Performance)
- Direksi AMAG terdiri dari 21 orang, dengan 15 orang laki-laki, 1 orang perempuan, dan 5 orang pihak independen.
- Total kehadiran direksi dan komisaris ke rapat dewan sebesar 100%.
- AMAG memiliki kebijakan pemisahan Chairman of the Board dan CEO, penilaian dewan direksi dan komisaris, pelatihan dewan direksi dan komisaris, kriteria khusus untuk pemilihan dewan direksi dan komisaris, kode etik dan anti-korupsi, perlakuan adil terhadap pemegang saham, dan kewajiban direksi/komisaris untuk mencegah konflik kepentingan.
D. Lain-lain
- Laporan Keberlanjutan/Tahunan AMAG sesuai dengan kerangka pelaporan keberlanjutan (GRITC, FDCD, IFRS S1, IFRS S2, SASB).
- Laporan tidak memiliki asuransi atau validasi dari pihak ketiga.